Sunday, November 25, 2018

TERLEPAS DARI HARAPAN KOSONG



Bulan satu tahun 2019 nanti akan menjadi hari yang bersejarah dalam kehidupan gue, mungkin karena pada hari itu gue akan baru bisa benar – benar melepasakan dan merelakan cinta gue dan orang yang paling gue cintai untuk bisa berbahagia Bersama orang lain.

Ya bulan Januari tahun 2019 nanti merupakan hari pernikahan dari orang yang pernah dekat dan menjadi pengisi hati gue hingga saat ini meski kami sudah tak Bersama lagi. Ya mungkin selama ini gue masih mengharapkannya karena dia belum menikah dengan orang lain karena itu gue masih berharap kalo suatu saat nanti kami akan bisa memperbaiki hubungan kami lagi. Tapi beda halnya bila dia sudah menikah dengan orang lain, karena dengan merindukannya saja itu sudah membuatku berdosa karena dia nantinya sudah berstatus istri orang.


Dan gue rasa mungkin momen pernikahannya itu juga akan menjadi titik balik dalam hidup gue, dimana gue harus benar-benar move on dari masa lalu. Tapi gue gak akanmelupakan masa lalu gue sepenuhnya karena itu bukan hal yang buruk yang harus dilupakan. Namaun gue hanya akan mengenang itu untuk diri gue sendiri. Dan menjadikannya pelajaran untuk menjalain hubungan gue yang berikutnya kelak.

Jika di tanya apakah gue sedih mengetahui bahwa dia kan menikah??? Tentu gue akan menjawab ya, gue sedih tapi juga sekaligus bahagia. Karena mana mungkin gue bersedih di saat orang yang gue sayangi berbahagia?.  Mungkin terdengar sangat munafik kata-kata itu. tapi sungguh kebahagiaan dia adalah kebahagian gue. karena itu berarti do’a gue di kabulkan oleh Tuhan. Karena disetiap harinya gue selalu menyelipkan doa untuk kebahagiaanya. Meskipun kebahagiaanya harus di dapat dari orang lain bukan dari gue.

Ya pada kenyataanya memang tidak semua doa kita akan dikbulkan oleh Tuhan. Ya walaupun doa gue untuk bisa Bersama dengan dia tidak dikabulkan. Tapi satu doa gue yang lain yaitu agar dia bahagia sudah dikabulkan. Bukan kah itu sudah lebih dari cukup. Dan gue rasa Tuhan ingin mengatakan kepada gue “Lanjutkanlah hidupmu, doamu agar dia bahagia telah ku kabulkan, sekarang giliran kau untuk mencari kebahagiannmu sendiri…..

Wednesday, November 14, 2018

GOOD LIFE





Hidup dengan baik, sebenarnya hanya itu yang gue harapkan bisa gue jalani di kehidupanku saat ini. Tapi nampaknya hidup dengan baik begitu sulit gue lakukan untuk saat ini. Banyak faktor dan hal yang masih menjadi penghalang bagi gue untuk bisa menjalani hidup dengan baik. Tapi bukan berarti gue sama sekali gak ada kepikiran menjalani kehidupan yang lebih baik dari yang gue jalani sekarang.

Untuk saat ini sudah tidak terhitung banyaknya hal buruk yang gue lakukan samapai sekarnag. Sampai terkadang gue berpikir bahwa sudah gak ada jalan buat gue untuk kembali. Tapi pada kenyataannya gue masih punya kedua orang yang harus gue buat bahagia dan bangga karena mempunyai anak seperti gue, ada sahabat – sahabat gue yang selalu mendukung gue. dan cinta yang harus gue perjuangkan. Karena itu gue rasa semua faktor diatas sudah cukup untuk gue mulai menjalani kehidupan yang lebih baik dari yang gue jalani sekarang.




Tapi yang menjadi masalahnya adalah gue gak tau harus mulai darimana dan bagaimana??? Yang ada dipikran gue saat ini adalah mulai meninggalkan cara ague mendapatkan uang, karena gue rasa itu adalah sumber pertama yang membuat gue gak bisa menjalani hidup dengan baik. Karena walau tau cara mendapatkan uang gue ini salah gue masih terus melakukannya.

Tapi gue udah gak bisa lagi meminta uang kepada urang tua gue karena mereka sudah banyak menghabiskan uang untuk menyekolahkan gue sampai gue jadi sarjana. Lalu kenapa gue tidak menggunkan ijazah gue untuk mencari kerja??? Alasanya adalah karena gue gak mau jadi bawahan siapapun apalagi disuruh-suruh oleh orang lain. Apa lagi gue harus bekerja dibidang ayang sama sekali gue gak sukai. Karena gue merasa gue gak akan sukses apalagi bahagia bila melakukan pekerjaan yang gue tidak sukai.

Ehm…. Dan sekarang yang sedang gue rencanakan adalah gue ingin membuat usaha gue sendiri. Dimana gue gak perlu menjadi bawahan bagi orang lain. Walaupun usaha gue kecil tapi gue tetap akan jadi bos bagi diri gue sendiri. Daripada gue bekerja diperusahaan besar tapi gue tetap menjadi karyawan atau bawahan dari orang lain dan melakukan pekerjaan yang sama sekali gue gak sukai.

Kenapa gue ngotot banget gak pingin bekerja untuk orang lain, karena gue sudah pernah bekerja untuk perusahaan orang lain.mulai dari bekerja jadi pegawai pabrik, pelayan café, dll. Gue gak bilang kalo bekerja sebagai bawahan ornag itu gak baik, tapi gue hanya memilih untuk tidak menjadi bawahan orang lain lagi. Mungkin orang akan berkata sombong banget loe gak mau jadi bawahan. Gue gak peduli karena ini hidup gue, gue yang menentukan apa yang ingin gue lakukan untuk hidup gue. jika loe gak mulai dari sekarang mungkin ada saatnya suatu saat nanti loe akan menyesalinya.



Mencintai Orang yang Tepat Di waktu yang Salah

Gimana sih rasanya mencintai cewek yang ternyata udah punya pacar,,ya itulah yang sering terjadi dalam kisah perjalan cinta gue beberapa ta...